It's about waiting the Right one and Choose to being Alone at here..

It's about waiting the Right one and Choose to being Alone at here..

Powered by Blogger.

About Me

My photo
i'm only want to be an extraordinary girl in the ordinary way that always try to become a shaleeha girl,...

Friends

Wednesday, September 25, 2013

Me , you, they and About the distance,...

No comments :
distance menurut arti kata adalah "The space between two objects; the length of a line, especially the shortest line joining two points or things that are separate; measure of separation in place". Sedangkan jarak  menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah  ruang sela (panjang atau jauh) antara dua benda atau tempat...  walau pakai dua bahasa tapi mirip kan artinya...

Udah lumayan lama dari terakhir aku nulis lagi di blog, sebenarnya banyak banget yang pengen aku bagi tapi tingkat galau juga terlalu tinggi. hahahhaaha,..
at least Lagi lagi aku dihadapkan dengan salah satu kenyataan lain bagaimana janji dengan gampangnya bisa dilupakan, justru disaat aku mulai belajar untuk percaya dengan "man promises".. 

Cerita itu dari sahabatku yang menikah dengan cowok beda kewarganegaraan dan beda keyakinan, manisnya janji di awal pacaran dan sebelum menikah berubah menjadi mimpi buruk yang justru jadi bumerang di dalam kehidupan mereka... Keputusan mereka untuk menikah di usia dini tanpa memikirkan kepastian bagaimana kedepannya jadi awal dari rangkaian pertengkaran panjang disela-sela hari mereka. Janji sang suami untuk selalu bertanggung jawab dengan kehidupan istri dan anaknya ternyata hanya janji kosong yang bisa dengan mudahnya diingkari... Salah satu yang buat aku sedih adalah saat sang suami mengatas namakan agama untuk menghalalkan kekerasan fisik dan psikis bagi sang istri.. 

Wahai saudaraku tahukah kamu agama kita itu sangat indah, tidak pernah tertulis didalam kitab apapun kalau suami bisa berlaku kasar dan tidak menafkahi istrinya.. Masihkah kau bersembunyi dibalik kedok agama yang notabene salah itu?? Tidak cukupkah banyak hujatan dari orang lain yang belum mengerti bagaimana agama kita sebenarnya?? Tahukah kamu justru sikap kamu yang seperti itu meningkatkan kebencian orang (dalam kasus ini istri dan anakmu saudaraku) terhadap agama kita? Bukankan didalam agama kita janji itu kalau sudah diucapkan jadi kewajiban untuk ditepati dan dilaksanakan??

Bukankah kamu yang merasa pintar mengenai agama dibanding aku tapi mengapa untuk hal sekecil itu kamu menistakan agama kita?? Tidak cukupkah melihat orang yang dulu kamu sayangi menjadi menderita dan balik membenci agama kita yang selalu kamu paksakan untuk dia ikuti??

Please jangan pernah mengatas namakan agama untuk menjadi kedok bagi egoisme dirimu yang ingin selalu menang sendiri. Pernahkah kau bayangkan saudaraku di saat kamu melakukan penyiksaan itu di belahan bumi lain ada saudara kita yang meregang nyawa dikarenakan kebencian sebagian orang terhadap agama kita. Pernahkah kamu tahu bahwa mereka yang harus melakukan perjuangan panjang agar bisa menjalankan agama kita rela bertukar posisi dengan kamu saudaraku agar bisa terus beribadah tanpa ancaman. Pernahkah kau bayangkan bahwa bibit kebencian yang kamu tebarkan menjadi api pembakar terjadinya genosida dibelahan bumi lain??
Miris memang kalau mendengar hal itu semua, dan sekali lagi ada lubang di dalam hatiku mengenai "man Promisses"...


disaat yang sama bakal calon imamq  temenku juga menghilang tanpa ada kabar lagi... Sempat dy memberi kabar justru disaat aku sedang asyik menikmati hari liburku dan itu juga salah satu hal yang membuat aku jauh lebih menyesal,.. jarak antara kita terbentang lebar, mulai dari waktu, daerah, bahasa, umur, profesi dan sifat kita yang berbeda jauh membuat aku takut menjalani semua ini.. Terkadang kamu terlalu silau buat aku yang membuat aku berpikir pantaskah aku mempunyai mimpi itu?



Walau disaat terakhir itu kamu sempat bilang kalau kita akan melanjutkan semuanya setelah semua urusan kamu selesai, bolehkah aku berharap itu juga janji??
Walau kamu juga sudah menjelaskan bahwa kamu akan kembali ke negeri 1001 malam untuk melanjutkan studi tapi tanpa adanya kejelasan kenapa masih ada yang mengganjal??



  • Memang kamu bukan seseorang yang aku pernah dambakan untuk menemani sampai ujung usiaku, karena cuma nulife yang menempati posisi itu tapi aku yakin dengan kamu hidupku di dunia ini dan di dunia lain kelak akan jauh lebih sempurna melalui bimbingan kesabaran.mu..
  • Memang rasa aku untuk kamu tidaklah sedalam rasaku untuk nulife tapi bukankah dengan seiring waktu semua rasa itu akan datang dengan sendirinya..
Walaupun jarak yang membentang diantara kita begitu jauh tapi entah mengapa didalam hati ini tetap merasa tenang bahwa kamu akan membangun jembatan itu agar kita bisa bersama-sama berjuang...

PS: Mr. * liat pict kamu hari ini haduwh gubrak q bgg harus blg apa just want to say saya beruntung memiliki wajah yang hemat umur hahahahahah peace yooo,... 

No comments :

Post a Comment

Wednesday, September 25, 2013

Me , you, they and About the distance,...

distance menurut arti kata adalah "The space between two objects; the length of a line, especially the shortest line joining two points or things that are separate; measure of separation in place". Sedangkan jarak  menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah  ruang sela (panjang atau jauh) antara dua benda atau tempat...  walau pakai dua bahasa tapi mirip kan artinya...

Udah lumayan lama dari terakhir aku nulis lagi di blog, sebenarnya banyak banget yang pengen aku bagi tapi tingkat galau juga terlalu tinggi. hahahhaaha,..
at least Lagi lagi aku dihadapkan dengan salah satu kenyataan lain bagaimana janji dengan gampangnya bisa dilupakan, justru disaat aku mulai belajar untuk percaya dengan "man promises".. 

Cerita itu dari sahabatku yang menikah dengan cowok beda kewarganegaraan dan beda keyakinan, manisnya janji di awal pacaran dan sebelum menikah berubah menjadi mimpi buruk yang justru jadi bumerang di dalam kehidupan mereka... Keputusan mereka untuk menikah di usia dini tanpa memikirkan kepastian bagaimana kedepannya jadi awal dari rangkaian pertengkaran panjang disela-sela hari mereka. Janji sang suami untuk selalu bertanggung jawab dengan kehidupan istri dan anaknya ternyata hanya janji kosong yang bisa dengan mudahnya diingkari... Salah satu yang buat aku sedih adalah saat sang suami mengatas namakan agama untuk menghalalkan kekerasan fisik dan psikis bagi sang istri.. 

Wahai saudaraku tahukah kamu agama kita itu sangat indah, tidak pernah tertulis didalam kitab apapun kalau suami bisa berlaku kasar dan tidak menafkahi istrinya.. Masihkah kau bersembunyi dibalik kedok agama yang notabene salah itu?? Tidak cukupkah banyak hujatan dari orang lain yang belum mengerti bagaimana agama kita sebenarnya?? Tahukah kamu justru sikap kamu yang seperti itu meningkatkan kebencian orang (dalam kasus ini istri dan anakmu saudaraku) terhadap agama kita? Bukankan didalam agama kita janji itu kalau sudah diucapkan jadi kewajiban untuk ditepati dan dilaksanakan??

Bukankah kamu yang merasa pintar mengenai agama dibanding aku tapi mengapa untuk hal sekecil itu kamu menistakan agama kita?? Tidak cukupkah melihat orang yang dulu kamu sayangi menjadi menderita dan balik membenci agama kita yang selalu kamu paksakan untuk dia ikuti??

Please jangan pernah mengatas namakan agama untuk menjadi kedok bagi egoisme dirimu yang ingin selalu menang sendiri. Pernahkah kau bayangkan saudaraku di saat kamu melakukan penyiksaan itu di belahan bumi lain ada saudara kita yang meregang nyawa dikarenakan kebencian sebagian orang terhadap agama kita. Pernahkah kamu tahu bahwa mereka yang harus melakukan perjuangan panjang agar bisa menjalankan agama kita rela bertukar posisi dengan kamu saudaraku agar bisa terus beribadah tanpa ancaman. Pernahkah kau bayangkan bahwa bibit kebencian yang kamu tebarkan menjadi api pembakar terjadinya genosida dibelahan bumi lain??
Miris memang kalau mendengar hal itu semua, dan sekali lagi ada lubang di dalam hatiku mengenai "man Promisses"...


disaat yang sama bakal calon imamq  temenku juga menghilang tanpa ada kabar lagi... Sempat dy memberi kabar justru disaat aku sedang asyik menikmati hari liburku dan itu juga salah satu hal yang membuat aku jauh lebih menyesal,.. jarak antara kita terbentang lebar, mulai dari waktu, daerah, bahasa, umur, profesi dan sifat kita yang berbeda jauh membuat aku takut menjalani semua ini.. Terkadang kamu terlalu silau buat aku yang membuat aku berpikir pantaskah aku mempunyai mimpi itu?



Walau disaat terakhir itu kamu sempat bilang kalau kita akan melanjutkan semuanya setelah semua urusan kamu selesai, bolehkah aku berharap itu juga janji??
Walau kamu juga sudah menjelaskan bahwa kamu akan kembali ke negeri 1001 malam untuk melanjutkan studi tapi tanpa adanya kejelasan kenapa masih ada yang mengganjal??



  • Memang kamu bukan seseorang yang aku pernah dambakan untuk menemani sampai ujung usiaku, karena cuma nulife yang menempati posisi itu tapi aku yakin dengan kamu hidupku di dunia ini dan di dunia lain kelak akan jauh lebih sempurna melalui bimbingan kesabaran.mu..
  • Memang rasa aku untuk kamu tidaklah sedalam rasaku untuk nulife tapi bukankah dengan seiring waktu semua rasa itu akan datang dengan sendirinya..
Walaupun jarak yang membentang diantara kita begitu jauh tapi entah mengapa didalam hati ini tetap merasa tenang bahwa kamu akan membangun jembatan itu agar kita bisa bersama-sama berjuang...

PS: Mr. * liat pict kamu hari ini haduwh gubrak q bgg harus blg apa just want to say saya beruntung memiliki wajah yang hemat umur hahahahahah peace yooo,...