It's about waiting the Right one and Choose to being Alone at here..

It's about waiting the Right one and Choose to being Alone at here..

Powered by Blogger.

About Me

My photo
i'm only want to be an extraordinary girl in the ordinary way that always try to become a shaleeha girl,...

Friends

Wednesday, January 15, 2014

Non alias Noona,,... bagian ketiga Part 2

No comments :
Lanjut dari postingan sebelumnya ya,... Bagian ketiga part 1 ...

Itu merupakan sebagian dari peraturan wajib yang ada dan selalu kami (aku si Non dan sista q )...
Kami merupakan keluarga kecil yang tinggal di sebuah kota bisa dibilang maju juga tidak tetapi banyak sekali hal yang bisa membuat siapa saja yang pernah tinggal disana ingin kembali disana..

Kota kelahiranku bernama kota Salatiga, berada di tengah- tengah dua gunung menjadikan kotaku menjadi kota yang sangat sejuk dan nyaman untuk ditempati. Dan sampai sekarang setelah aku merantau ke pulau seberang, kotaku itu menjadi satu-satunya tempat paling nyaman yang akan selalu aku rindukan.

Mamaku merupakan penduduk asli kelahiran Salatiga, tetapi Mbahkung (bapak dari Mama) merupakan pendatang dari kota Kendal yang menikah dengan Ibuk (Ibu dari Mama) kelahiran Solo yang notabene asli etnis jawa..

Papaku sendiri merupakan pendatang yang mengikuti kemana saja Eyang Kakung (Papa dari Papaku) ditugaskan dan Eyang (Mama dari Papaku) juga bisa dibilang perantau.. Papaku merupakan keturunan dari etnis tionghoa dan jawa (dari jalur Eyang Kakung) dan Jerman Jawa Belanda (dari Eyang)..

Yah intinya aku itu merupakan salah satu bentuk "bhineka tunggal ika" hahahah alias anak campuran yang mungkin untuk sebagian besar penganut adat merupakan hal yang aneh...

Aku si Non adalah anak terakhir dari dua bersaudara, aku mempunyai kakak perempuan yang terpaut 7 tahun jaraknya denganku. Dari kecil semua orang selalu memanggilnya Nonik, kakak perempuanku bisa dibilang lebih bule banget dibandingkan dengan aku yang lebih terlihat "sipitnya". Kami berdua tumbuh dengan selalu berpindah- pindah mengikuti kemana saja Papaq ditugaskan.. Aku selalu memanggilnya dengan sebutan Sista..

Kami berdua sangatlah dekat satu sama lain, terbiasa dididik dengan keras dan disiplin tinggi menumbuhkan rasa solidaritas yang Alhamdulillah selalu aku syukuri.. Sista yang dari kecil terlahir dengan fisik yang jauh lebih lemah dari aku menjadi salah satu alasan dari orang tuaku untuk memintaku harus bisa menjaga dia..

Aku terbiasa menjadi anak kedua yang akan selalu ada kapanpun sista dan mamaku membutuhkan. Alhamdulillah Allah memberikan aku fisik yang jauh lebih kuat sehingga aku bisa melakukan semuanya tanpa pernah mengeluh.


To be continued...

No comments :

Post a Comment

Wednesday, January 15, 2014

Non alias Noona,,... bagian ketiga Part 2

Lanjut dari postingan sebelumnya ya,... Bagian ketiga part 1 ...

Itu merupakan sebagian dari peraturan wajib yang ada dan selalu kami (aku si Non dan sista q )...
Kami merupakan keluarga kecil yang tinggal di sebuah kota bisa dibilang maju juga tidak tetapi banyak sekali hal yang bisa membuat siapa saja yang pernah tinggal disana ingin kembali disana..

Kota kelahiranku bernama kota Salatiga, berada di tengah- tengah dua gunung menjadikan kotaku menjadi kota yang sangat sejuk dan nyaman untuk ditempati. Dan sampai sekarang setelah aku merantau ke pulau seberang, kotaku itu menjadi satu-satunya tempat paling nyaman yang akan selalu aku rindukan.

Mamaku merupakan penduduk asli kelahiran Salatiga, tetapi Mbahkung (bapak dari Mama) merupakan pendatang dari kota Kendal yang menikah dengan Ibuk (Ibu dari Mama) kelahiran Solo yang notabene asli etnis jawa..

Papaku sendiri merupakan pendatang yang mengikuti kemana saja Eyang Kakung (Papa dari Papaku) ditugaskan dan Eyang (Mama dari Papaku) juga bisa dibilang perantau.. Papaku merupakan keturunan dari etnis tionghoa dan jawa (dari jalur Eyang Kakung) dan Jerman Jawa Belanda (dari Eyang)..

Yah intinya aku itu merupakan salah satu bentuk "bhineka tunggal ika" hahahah alias anak campuran yang mungkin untuk sebagian besar penganut adat merupakan hal yang aneh...

Aku si Non adalah anak terakhir dari dua bersaudara, aku mempunyai kakak perempuan yang terpaut 7 tahun jaraknya denganku. Dari kecil semua orang selalu memanggilnya Nonik, kakak perempuanku bisa dibilang lebih bule banget dibandingkan dengan aku yang lebih terlihat "sipitnya". Kami berdua tumbuh dengan selalu berpindah- pindah mengikuti kemana saja Papaq ditugaskan.. Aku selalu memanggilnya dengan sebutan Sista..

Kami berdua sangatlah dekat satu sama lain, terbiasa dididik dengan keras dan disiplin tinggi menumbuhkan rasa solidaritas yang Alhamdulillah selalu aku syukuri.. Sista yang dari kecil terlahir dengan fisik yang jauh lebih lemah dari aku menjadi salah satu alasan dari orang tuaku untuk memintaku harus bisa menjaga dia..

Aku terbiasa menjadi anak kedua yang akan selalu ada kapanpun sista dan mamaku membutuhkan. Alhamdulillah Allah memberikan aku fisik yang jauh lebih kuat sehingga aku bisa melakukan semuanya tanpa pernah mengeluh.


To be continued...