It's about waiting the Right one and Choose to being Alone at here..

It's about waiting the Right one and Choose to being Alone at here..

Powered by Blogger.

About Me

My photo
i'm only want to be an extraordinary girl in the ordinary way that always try to become a shaleeha girl,...

Friends

Tuesday, November 19, 2013

Hai untuk kamu yang berada disana,..

No comments :
Hujan deras disertai angin mengisi lamunan siangku hari ini, membuatku mengingat dy yang disana..
Sekali lagi aku memilih seseorang yang membuatku harus menunggu...
Sekali lagi aku memilih seseorang yang terpisah jarak, ruang dan waktu...
Sekali lagi aku memilih seseorang yang berbeda dengan apa yang ada dikeseharianku...
Sekali lagi aku memilih seseorang yang masih harus berjuang untuk kedepannya...
Dan semoga ini untuk yang terakhir kalinya aku harus memilih...

Hai apa kabar kamu yang ada disana??
Masih lamakah kamu akan berperang??
Masih sempatkah kamu memikirkan aku disela-sela perang itu??
Masih adakah peri - peri yang selalu menyapa harimu??

Sore ini berbanding terbalik dengan suasana siang tadi, gerah matahari memancar dengan garangnya. Tetapi yang kurasa hanya dingin dan sepi dalam hatiku. 
Hanya dengan terus mengulang pertemuan - pertemuan rahasia kita aku tetap bisa mempertahankan dirimu di dalam hatiku, sungguh sangat sedih memang antara dy dan kamu saling berkejaran untuk mengisi ruang kosong dan hampa dalam hatiku..

Setiap saat hanya melalui doa yang mampu aku ukirkan namamu agar hanya kamu yang nantinya mengisi kekosongan dalam ruang hampa hatiku, dan saat ini aku sudah terjatuh lagi dengan kamu my dear,.. 
Hanya mampu melihat bukti kehadiranmu tanpa aku bisa menyapa sudah membuatku panas dingin, iya aku sadar setiap hari mulai bertambah rasa inginku bertemu dengan kamu.. 

Tapi bisakah semua itu terwujud, jika nantinya waktu belum memihak kepada kita.. Mampukah kebersamaan kita yang singkat itu mengikat hatimu untuk selalu tetap bersamaku??

Yang aku butuhkan saat ini hanya sapaan singkat dari kamu my dear, tapi aku tau itu mungkin keinginanku yang paling egois.. 
Dengan berjanji untuk tidak menghubungi kamu ternyata membuat aku tersiksa sendiri, tapi ini adalah sebagian dari ujian yang harus aku lewati bukan?

Hai kamu yang berada disana, yang terpisah Samudra dan Benua.. Apakah kamu merasakan rindu yang aku rasa saat ini?
Aku tetap berdiri disini menunggu kamu sampai perang itu selesai..



Dear Allah, sampaikan salam ku untukknya ya please katakan aku akan selalu setia dengan janjinya.. Bukankah dy juga berjanji padaku kalau tidak akan menyapa para peri itu?


PS: My dear di perjumpaan terakhir ku dengan Allah lagi - lagi aku menangisi kamu huft ternyata tanpa kusadari rasa itu sudah mulai memenuhi hatiku.. Apakah kamu merasa yang sama disana??


No comments :

Post a Comment

Tuesday, November 19, 2013

Hai untuk kamu yang berada disana,..

Hujan deras disertai angin mengisi lamunan siangku hari ini, membuatku mengingat dy yang disana..
Sekali lagi aku memilih seseorang yang membuatku harus menunggu...
Sekali lagi aku memilih seseorang yang terpisah jarak, ruang dan waktu...
Sekali lagi aku memilih seseorang yang berbeda dengan apa yang ada dikeseharianku...
Sekali lagi aku memilih seseorang yang masih harus berjuang untuk kedepannya...
Dan semoga ini untuk yang terakhir kalinya aku harus memilih...

Hai apa kabar kamu yang ada disana??
Masih lamakah kamu akan berperang??
Masih sempatkah kamu memikirkan aku disela-sela perang itu??
Masih adakah peri - peri yang selalu menyapa harimu??

Sore ini berbanding terbalik dengan suasana siang tadi, gerah matahari memancar dengan garangnya. Tetapi yang kurasa hanya dingin dan sepi dalam hatiku. 
Hanya dengan terus mengulang pertemuan - pertemuan rahasia kita aku tetap bisa mempertahankan dirimu di dalam hatiku, sungguh sangat sedih memang antara dy dan kamu saling berkejaran untuk mengisi ruang kosong dan hampa dalam hatiku..

Setiap saat hanya melalui doa yang mampu aku ukirkan namamu agar hanya kamu yang nantinya mengisi kekosongan dalam ruang hampa hatiku, dan saat ini aku sudah terjatuh lagi dengan kamu my dear,.. 
Hanya mampu melihat bukti kehadiranmu tanpa aku bisa menyapa sudah membuatku panas dingin, iya aku sadar setiap hari mulai bertambah rasa inginku bertemu dengan kamu.. 

Tapi bisakah semua itu terwujud, jika nantinya waktu belum memihak kepada kita.. Mampukah kebersamaan kita yang singkat itu mengikat hatimu untuk selalu tetap bersamaku??

Yang aku butuhkan saat ini hanya sapaan singkat dari kamu my dear, tapi aku tau itu mungkin keinginanku yang paling egois.. 
Dengan berjanji untuk tidak menghubungi kamu ternyata membuat aku tersiksa sendiri, tapi ini adalah sebagian dari ujian yang harus aku lewati bukan?

Hai kamu yang berada disana, yang terpisah Samudra dan Benua.. Apakah kamu merasakan rindu yang aku rasa saat ini?
Aku tetap berdiri disini menunggu kamu sampai perang itu selesai..



Dear Allah, sampaikan salam ku untukknya ya please katakan aku akan selalu setia dengan janjinya.. Bukankah dy juga berjanji padaku kalau tidak akan menyapa para peri itu?


PS: My dear di perjumpaan terakhir ku dengan Allah lagi - lagi aku menangisi kamu huft ternyata tanpa kusadari rasa itu sudah mulai memenuhi hatiku.. Apakah kamu merasa yang sama disana??